Sabtu, Agustus 29, 2009

Heeeiii... Sunatan Massal Aha... Aha...


Merasa terpanggil untuk dapat melakukan suatu kegiatan yang bermanfaat untuk orang banyak, Atom Enterprise, sebuah event organizer bentukan pemuda-pemudi Kampung Baru Pangkalan Brandan, mengadakan sunatan massal dan bagi sembako jelang bulan suci Ramadhan 1430 H.kenyit

Acara ini dihadiri oleh beberapa unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat serta penduduk sekitar yang selain ingin menyaksikan acara ini juga mendengarkan tausiah yang disampaikan oleh Al-Ustadz Adbul Wahab.angel



Sedikitnya 50 orang peserta sunatan massal ini harus mengantre untuk mendapat giliran berkhitan. Pada mulanya wajah mereka tersenyum ceria karena panitia pelaksana yakni Atom Enterprise menyerahkan kain sarung, baju koko serta peci putih kepada setiap anak. Tetapi begitu acara sunatan pun tiba, satu per satu dipanggil untuk masuk ke dalam ruang khitanan yang dipimpin oleh Dokter Juni Hardi Tarigan beserta timnya. Wajah mereka pun mulai menegang, lebih-lebih mendengar jeritan teman mereka bukan karena kesakitan tapi karena ketakutan. Di dalam ruang khitanan pun tak kalah serunya, pak dokter beserta pak mantri dibantu crew Atom dan orang tua harus menenangkan anak yang ketakutan untuk dikhitan. Pemandangan yang cukup menggelikan terjadi ketika dua orang anak gagal untuk dikhitan karena melarikan diri ketakutan mendengar jeritan temannya yang dikhitan sebelumnya.tension


Sambil meringis memegangi kain sarungnya, anak yang sudah dikhitan tadi meninggalkan ruang khitanan. Wajah mereka yang tadinya pucat, mandi keringat dan ketakutan mulai tampak memerah begitu mereka menerima sedikit bingkisan uang dalam amplop dan bungkusan pulut kuning dan telur.minum ayam

Sementara acara sunatan berlangsung, di sudut lain anggota panitia pelaksana yang lain pun mengadakan acara bagi-bagi sembako bagi kaum yang membutuhkannya. Satu paket sembako yang berisi beras 5 Kilogram ditambah bungkusan gula dan minyak goreng masing-masing satu kilogram diberikan kepada 56 orang dari warga sekitar yang sangat memerlukannya.around



Setelah semua rentetan acara berakhir, barulah semua anggota panitia dapat menarik napas lega karena acara berlangsung dengan sukses. Makan siang pun terasa lebih nikmat dalam kebersamaan. Semoga tahun-tahun mendatang Atom Enterprise dapat kembali menyelenggarakan kegiatan serupa agar kiprahnya dapat lebih berkibar demi kemajuan kota Pangkalan Brandan tercinta.doa


Selanjutnya......

Sabtu, Agustus 22, 2009

Peringatan Brandan Bumi Hangus (BBH)


Pada tanggal 13 Agustus 1947 para pejuang kemerdekaan membumihanguskan kota dan kilang minyak Pangkalan Brandan guna mencegah pendudukan pasukan Belanda di kota yang kaya minyak ini.around

Untuk mengenang aksi heroik itu, setiap tanggal 13 Agustus masyarakat kota Pangkalan Brandan selalu memperingatinya dengan sederet acara-acara berkenaan seperti: napak tilas rute perjuangan, pawai karnaval, lomba puisi, dan upacara peringatan Brandan Bumi Hangus yang berpuncak dengan drama kolosal perjuangan pembumingusan kota dan kilang minyak Pangkalan Brandan.celebrate

Kali ini pawai karnaval dikonsentrasikan dahulu di Lapangan Kampung Baru sebelum dipusatkan di Lapangan Petrolia Pertamina. Ratusan pelajar SD, SMP, dan SMA sederajat turut serta dalam pawai yang dilengkapi dengan drum band dan berbagai kostum adat, pejuang maupun profesi.
Acara peringatan BBH ini berpuncak di Lapangan Petrolia yang dihadiri Gubsu, Bupati Langkat, Ketua DPRD Langkat dan berbagai unsur-unsur pemerintahan penting lainnya.ketukmeje


Momen peringatan BBH ini seharusnya menunjukkan betapa pentingnya kota Pangkalan Brandan yang merupakan gudangnya pejuang sekaligus kota yang dulunya pusat perminyakan. Belanda ingin menduduki kembali kota ini karena alasan kekayaan alamnya yang dapat menyokong biaya perjuangan mereka. Namun kondisi kota yang sangat miris setelah ditutupnya Pertamina serta pembangunan kota yang cenderung lamban menunjukkan kurangnya penghargaan terhadap nilai historis dan patriotis pada kota tercinta ini. Semua warga kota berharap akan adanya secercah titik terang akan perkembangan kota ini ke arah masa depan yang lebih gemilang.doa

Selanjutnya......

Selasa, Juli 28, 2009

Mesjid Azizi, Bukti Kejayaan Kesultanan Langkat


Berdiri kokoh di atas lahan seluas 18.000 meter persegi dengan sebuah arsitektur yang menakjubkan, membuat Mesjid Azizi cukup menjadi bukti sejarah akan kejayaan kesultanan Langkat pada masa ia didirikan. Mesjid kebanggaan masyarakat Langkat ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Langkat ke-7, Sultan Abdul Aziz Djalil Rachmat Syah (1897-1927), dan diresmikan pada 12 Rabiulawal 1320 Hijriah atau tepatnya 13 Juni 1902. ketukmeje

Pembangunan mesjid ini memakan biaya sekitar 200.000 ringgit dengan rentang waktu pengerjaan selama 18 bulan. Biaya yang tidak sedikit ini tentunya menjadi bukti akan kemakmuran Kesultanan Langkat yang memiliki perkebunan karet luas serta tambang minyak yang kaya raya pada masa itu. fikir


Kemegahan mesjid ini terlihat jelas dari bangunan utama mesjid yang memiliki kombinasi arsitektur antara Timur tengah, India dan Cina yang dipadukan dengan corak khas melayu. Di bagian dalam mesjid, terdapat ruangan bersegi sembilan dengan tiang-tiang yang terpancang kokoh, di bagian atas tampak jelas kubah-kubah mempesona yang menyempurnakan bentuk mesjid ini sementara pada bagian halaman mesjid terlihat menara indah yang menjulang tinggi. tepuktangantepuktangan



Nilai historis mesjid Azizi ini dilengkapi dengan adanya makam keluarga kesultanan pada bagian kanan halaman mesjid. Makam-makam tua ini menjadi saksi eksistensi kesultanan Langkat pada masanya. Yang lebih menandaskan bukti itu adalah keberadaan makam Tengku Amir Hamzah, seorang pujangga angkatan Pujangga Baru yang telah menelurkan beberapa karya legendarisnya seperti Buah Rindu dan Nyanyi Sunyi. Pada makamnya juga terukir syair yang digubahnya. angel

Hal yang sedikit disayangkan adalah kurang terawatnya bangunan bersejarah ini. Cat mesjid yang sudah kelihatan memudar meminta perhatian semua pihak untuk mendandaninya khususnya para pejabat pemerintah daerah kabupaten Langkat. Aset daerah yang sangat berharga yang sekaligus menjadi tujuan wisata religi ini harus tetap lestari dan terus menjadi simbol kejayaan kesultanan Langkat. doa


Selanjutnya......